Diduga Korupsi, BPD Lapor Kepala Desa di Kejaksaan

HALBAR, TN- Pelaksana tugas (PLT) kepala desa gamlamo kecamatan ibu, kabupaten halmahera barat (Halbar), Tarlan Ngawaro dilaporkan ke kejaksaan negeri (Kejari) jailolo oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD)-nya pada hari ini, selasa (04/9) WIT

Dalam laporan BPD Gamlamo dengan nomor surat: 1/09/2018 tertanggal 29 agustus ini, ditujukan untuk kepala kejari jailolo, surat laporan yang terlihat belum ditanda tangani oleh Nurafni Sabtu,S.Pd sebagai ketua dan Rumina Nasir,S.Pd sebagai sekretaris BPD.

Tarlan diduga telah menyalah gunakan jabatan selaku kepala desa dan dugaan berbuat tindak pidana korupsi pada kegiatan-kegiatan pembangunan desa (fisik) dalam tahun anggaran 2017 dan 2018. Surat laporan ini juga sudah ditembuskan ke camat ibu, ketua DPRD dan bupati halbar dijailolo.

Menurut Uci (nama samaran) narasumber, mengatakan pada media ini melalui via helpon (Hp), bahwa untuk menindaklanjuti tuntutan warga gamlamo terkait kinerja pemerintah desa dan dugaan tersebut, Tarlan telah banyak melakukan pelanggaran sehingga melalui BPD warga meminta supaya Tarlan diproses secara hukum.

Tarlan Ngawaro selaku kepala desa diduga melakukan kegiatan pemberdayaan fiktif dengan jumlah anggaran Rp.135 juta lebih, mengangkat pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) tidak melalui musyawarah, kemudian tidak ada transparansi anggaran desa kepada masyarakat.

Dengan adanya laporan ini, BPD bersama warga gamlamo berharap pihak kejari jailolo sungguh-sungguh melaksanakan tugasnya sebagai salah satu instansi penegak hukum dan mencegah korupsi dari oknum kepala desa nakal. Kuncinya (TN/Kayat)