Rencana Program Kerja Kadis Perhubungan Baru “Upaya Peningkatan PAD”


M.ARAS NURSALAM : “Kita Berupaya Kerja Kreatif Untuk Meningkatkan PAD”.

Luwu, TN- Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Luwu Muhammad Aras Nursalam menyampaikan pada Teropong News bahwa selain melanjutkan program kerja Kadis lama, dia juga akan melaksanakan tugas-tugas baru yang diperintahkan oleh Bupati.

Tugas baru yang menjadi tanggung jawab Aras Nursalam sebagai Kadis baru dinas perhubungan yaitu Pembinaan administrasi angkutan kota, pengaturan sarana dan prasarana lalulintas, pengawasan daerah-daerah yang rawan laka lantas atau kecelakaan lalu lintas.

Selain itu Aras juga dipertanggung jawabkan untuk menyusun rencana pembangunan terminal daerah leguler tipe “C” dan Pengembangan traving light lalu lintas.

Selain pengaturan arus lalu lintas didarat, Aras Nursalam juga mempunyai tugas peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perkembangan lalu-lintas udara

“Kami akan bermohon ke Diktorat udara untuk menambahkan maskapai penerbangan seperti garuda atau sriwijaya supaya beroperasi di bandara Laga Ligo Bua”. Katanya

“Dengan adanya rencana pemerintah pusat untuk menambah landasan pacu atau Runway bandara Laga Ligo Bua 500 sampai 600 meter, sehingga berbagai perusahaan pesawat besar bisa landing”.

tentu pula kami akan sosialisasikan ini ke masyarakat di sekitar bandara tersebut pada waktunya, dan sosialisasi untuk memanfaatkan bandara Laga Ligo Bua. Terang Aras sebagai Kadis Perhubungan

Di laut juga kita akan tegas administrasi pada kapal-kapal nelayan berbobot lima (5) Ton kebawah yang beroperasi baik belum maupun yang sudah terdaftar, upaya ini berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku, kalau lima ton keatas itu kewenangan sahabandar palopo dan propinsi. Kata dia.

Melalui Pos pelabuhan kami upayakan dalam peningkatan, pembinaan dan pengawasan sarana transportasi laut pada 600 unit kapal nelayan yang terdaftar dan kapal-kapal lain yang melintasi perairan kita, seperti pengecekan Pas atau surat tanda kebangsaan dengan retribusi sebesar Rp.50.000,- per tahun, kemudian pemeriksaan kelayakan badan kapal dalam beroperasi.

Pos pelabuhan dimaksud akan dibangun dan diaktifkan secara bertahap di Delapan (8) titik dalam kabupaten luwu dengan minimal tiga orang petugas yang akan memantau kapal nelayan dan semua jenis kapal yang melintasi wilayah perairan luwu.

Mereka berhak memeriksa dokumen maupun kelengkapan teknisi badan kapal sesuai peraturan kewenangan perintah daerah No.23 tahun 2014 dan Undang-Undang serta peraturan yang sudah ada, untuk mengantisipasi yang tidak di inginkan seperti transaksi barang ilegal, narkoba dan sebagainya. Tegas Aras

Kedelapan titik pembangunan pos pelabuhan yang direncanakan yaitu di kecamatan suli dua titik di desa murante dan desa cimpu utara, kemudian kecamatan Bua di balambang, terus kecamatan Ponsel di bassiang timur, Kecamatan Belopa di Ulo-Ulo, kecamatan larompong di bone pute, kecamatan walenrang timur di lamasi pantai dan satu titik di kecamatan ponrang. Kuncinya (TN-Aldi)